Lompat ke isi utama

Berita

Orientasi PPPK Gelombang I Ditutup, Panwaslih Provinsi Aceh Tekankan Penguatan Integritas dan Kontribusi ASN.

Penutupan Orentasi PPPK Gelombang I

Staf PPPK Bawaslu Aceh Tamiang pada saat penutupan kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang I secara Daring, Rabu,03/08/2026
 

Aceh Tamiang | Bawaslu _ Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tamiang, - Panwaslih Provinsi Aceh secara resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang I yang telah berlangsung selama beberapa hari sebagai bagian dari upaya pembentukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.Rabu,12/08/2026.

Penutupan orientasi dilaksanakan dengan penuh semangat dan diikuti oleh seluruh peserta PPPK dari berbagai satuan kerja di lingkungan Panwaslih Aceh. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja organisasi, serta peran strategis Bawaslu dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.

Dalam sambutannya, Panwaslih Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian orientasi dengan disiplin dan antusias. Orientasi ini diharapkan tidak hanya menjadi proses pengenalan terhadap organisasi, tetapi juga mampu membangun karakter ASN yang berlandaskan integritas, profesionalisme, akuntabilitas, serta loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

"Menjadi ASN di lingkungan Bawaslu bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga mengemban amanah untuk menjaga kualitas demokrasi. Oleh karena itu, setiap pegawai harus menjunjung tinggi nilai integritas, independensi, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar pimpinan Bawaslu Provinsi Aceh.

Selama pelaksanaan orientasi, peserta memperoleh berbagai materi yang mencakup penguatan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, wawasan kebangsaan, etika pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang baik, pengenalan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu, manajemen kinerja, hingga penguatan budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif, studi kasus, serta berbagai sesi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama tim. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan setiap PPPK mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan pemilu dan pemilihan.

Pada kesempatan tersebut, Panwaslih Provinsi Aceh juga menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Integritas dinilai menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dengan berakhirnya Orientasi PPPK Gelombang I, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama kegiatan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Semangat kolaborasi, inovasi, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi bekal penting dalam mendukung pencapaian visi dan misi Bawaslu.

Penulis dan Foto: Humas

Tag
#Bawaslu,#Panwaslihacehtamiang, #orentasipppk