Panwaslih Aceh Tamiang Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025
|
Aceh Tamiang | Bawaslu _ Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tamiang, mengadakan rapat internal Evaluasi Uji Petik yang dilakukan dalam rangka pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kabupaten Aceh Tamiang. Rabu, 05/11/2025.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi HP2H Panwaslih Aceh Tamiang, Mutia Arisa, S.H, turut hadir Koordinator Divisi P3S Eki Junianto,S.Pd.I., Koordinator Sekretariat dan staf Sekretariat Panwaslih Aceh Tamiang.
Kegiatan rapat evaluasi uji petik ini sangat penting agar kita dapat memastikan data pemilih benar-benar akurat. permasalahan seperti data pindah memilih, hingga pemilih meninggal dunia harus diselesaikan, selain itu juga rapat ini sebagai upaya Menganalisis hasil uji petik untuk mengetahui kualitas data pemilih, mengidentifikasi kesalahan dan kelemahan dalam proses uji petik,menentukan langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas data pemilih.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Eki Junianto, S.PdI, menekankan bahwa pengawasan terhadap data pemilih merupakan bagian dari kewajiban konstitusional Bawaslu untuk menjaga hak dasar warga negara. “Walaupun saat ini bukan masa tahapan pemilu, kewajiban kita tetap memastikan hak pilih masyarakat terlindungi,” ujarnya.
Eki Junianto menjelaskan, Panwaslih tidak hanya bertugas menindak pelanggaran saat tahapan pemilu, tetapi juga wajib memberikan saran perbaikan kepada KIP dalam proses PDPB. “Jika saran perbaikan tidak diindahkan, catat dan sampaikan dalam pleno PDPB. Semua itu menjadi bukti hasil pengawasan yang penting ketika tahapan pemilu dimulai,” tegasnya.
Melalui rapat ini kita berharap adanya penyamaan persepsi, penguatan strategi, serta inovasi pengawasan yang dapat diterapkan dan mampu menghasilkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan inklusif.
Setiap langkah kecil dalam pengawasan ini akan berdampak besar ketika pemilu tiba. Karena yang kita jaga bukan sekadar data, tetapi hak rakyat untuk berdaulat.
Penulis dan Foto: Humas