Panwaslih Aceh: Partisipasi Publik Nyawa dalam Proses Pengawasan Pemilu
|
Aceh Tamiang | Bawaslu - Anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) atau Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Aceh, Marini, mengatakan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemilu sangat penting, sehingga nilai demokrasi terjaga dan hasil pemilu juga dapat dipertanggungjawabkan.
Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Aceh, Marini, di sela kunjungannya ke Panwaslih Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (16/12). "Partisipasi publik sebagai nyawa dalam proses pengawasan. Dengan melibatkan banyak orang, potensi mencegah potensi pelanggaran akan semakin maksimal," ujarnya.
Untuk itu, kata Marini, Panwaslih Aceh tidak pernah berhenti membangun kerja sama dengan semua pihak, mulai dari mahasiswa, lembaga pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
"Dalam konteks pengawasan, aktor-aktor yang sudah bekerja sama diharapkan menjadi mitra sebagai pengawas partisipatif dalam tahapan pemilu serentak nantinya," jelasnya.
Marini menambahkan, program-program besar juga terus dikembangkan oleh Panwaslih Aceh, di antaranya pendidikan tentang pengawasan partisipatif, sosialisasi, dan inovasi untuk mendorong banyak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan pemilu.
"Pembangunan politik bukan saja dihitung dengan angka kuantitatif, tetapi juga aspek kualitatif juga menjadi perhatian serius. Sehingga proses demokrasi berlangsung sesuai dengan harapan masyarakat," sebutnya. (sumber acehkini/Kumparan)
Tag
Aceh
Berita
Pengawasan
Publikasi